5 Tempat Paling Angker di Indonesia

 Mendengar kata “angker” tentu sebagian orang pasti berpikiran tentang makhluk astral yang menghuni tempat tersebut. Bagi sebagian orang hal-hal yang berbau mistis bukanlah sesuatu yang asing lagi.

Banyak juga tempat yang diyakini sangat angker oleh masyarakat setempat. Mendengar ceritanya saja sudah membuat bulu kudu merinding, tempat-tempat angker ini banyak tersebar di Indonesia.

Bahkan acara-acara di televisi juga banyak yang mengekspos tempat seperti ini, serta paranormal juga ikut serta untuk membuktikan seberapa menyeramkan tempat ini dan seberapa besar eksistensi makhluk astral tersebut.

Ini dia beberapa tempat yang dikenal angker karena pernah terjadi suatu tragedi atau tempat tersebut kosong hingga bertahun-tahun.

1. Lintasan Kereta Api, Bintaro


Peristiwa yang terjadi pada senin 19 Oktober 1987 di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan menjadi salah satu tempat tragedi yang sangat menyeramkan.

Terjadi akibat benturan Kereta Api dengan Kereta Api yang lain di jalur yang sama. Lebih dari seratus nyawa melayang dalam peristiwa ini, korban akibat tragedi ini juga banyak yang meninggal akibat himpitan besi dan kereta tersebut anjlok.

Kondisi para korban yang sangat memprihatinkan, bahkan butuh waktu satu sampai dua hari untuk meng-evakuasi korban.

Kecelakaan serupa kemudian terjadi lagi pada tahun 2013, sebuah truk tangki bensin di tabrak oleh kereta api yang melaju sangat cepat. Kemudian terjadi ledakan besar akibat bensin yang ada di truk tersebut, masyarakat menyebut kejadian ini sebagai tragedi Bintaro II.

Anehnya tragedi ini adalah, banyak pengemudi kendaraan yang mengaku tidak mendengar peringatan kereta akan melintas di tempat tersebut. Bahkan pejalan kaki juga tidak mendengar adanya peringatan kereta akan lewat, konon katanya para korban kecelakaan tersebut dirasuki oleh hantu budek.

2. Lawang Sewu, Semarang


Lawang Sewu sering dijadikan lokasi syuting oleh beberapa acara uji nyali yang ingin menunjukan penampakan makhluk gaib di tempat tersebut. Konon katanya, salah satu peserta uji nyali di Lawang Sewu telah meninggal secara misterius tidak lama setelah proses acara tersebut.

Tepatnya di jantung kota Semarang, Lawang Sewu merupakan simbol kejayaan era kolonial Belanda di Indonesia. Pada masa kependudukan Jepang, Lawang Sewu digunakan sebagai markas utama mereka, serta lorong yang ada di bawah tanah mereka jadikan sebagai penjara para tahanan disiksa dan dihukum mati.

3. Menara Saidah, Jakarta Selatan


Bahkan sampai saat ini tempat yang berdiri di pinggir jalan Pancoran ini masih terlihat sangat mencekam. Gedung ini berlokasi di jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan.

Kira-kira sudah 12 tahun kosong, gedung ini tidak terawat dan banyak kaca yang sudah pecah. Dibangun pada tahun 1995 dan pernah berganti nama pada tahun 1998 menjadi Gedung Grancindo.

Gedung ini sudah dikosongkan sejak tahun 2009, karena pondasi gedung yang tidak tegak dan terlihat miring. Pada tahun 2012, Menara Saidah mulai tidak terawat karena akses keluar masuk yang rusak dan kondisi gedung yang sangat gelap.

Menara Saidah berlantai 28, dibangun dengan konsep romawi yang mungkin jarang dimiliki oleh gedung-gedung perkantoran pada saat ini. Kesan romawi terlihat dari banyaknya dekorasi patung seperti Julius Caesar dan singa yang menghiasi area lobi.

Kesan angker pada tempat ini sudah terlihat di bagian pintu masuk, yang berdiri dua buah patung singa yang seolah menyambut kedatangan orang yang mengunjunginya. Dan area lobi yang memiliki kesan romawi serta patung yang ada disana, menambah kesan horor di tempat tersebut.

4. Bendungan Batu Tegi, Lampung


Bertepatan di daerah Pejon Batu Tegi, Lampung, bendungan ini diresmikan oleh mantan Presiden RI yaitu ibu Megawati Soekarno Putri, pada 8 Maret 2004 memiliki luas 3.569 hektar.

Tempat ini sebenarnya adalah tempat pariwisata masyarakat Lampung, tapi Bendungan Batu Tegi juga terkenal dengan kesan mistis.

Penyebab tempat ini terkenal angker adalah menurut kesaksian yang ada hampir setiap tahun bendungan ini menelan korban, dan sudah tidak terhitung lagi berapa orang yang meninggal di tempat ini.

Kesan angker terlihat sejak awal pembangunan tempat ini, pada saat pembangunan bendungan ini sudah menelan beberapa korban jiwa, sekitar 13 orang meninggal pada saat itu.

Menurut masyarakat setempat, sering sekali muncul penampakan jika kita berbuat aneh di sekitar bendungan tersebut. Ketika mulai masuk suasana malam, pemandangan di Bendungan Batu Tegi terlihat indah, namun nuansa indah itu seketika berubah dengan kesan misits.

5. Desa Trunyan, Bali



Di desa ini bukan tempatnya orang-orang penakut, jika kalian punya nyali dan sedang berlibur ke Bali, cobalah sesekali mengunjungi tempat ini jika berani.

Tepatnya terletak di Danau Batur, Kintamani, warga desa di sini memiliki tradisi yang cukup mengerikan dan berbeda pada masyarakat Bali pada umumnya. Jenazah orang yang sudah meninggal tidak dikubur dan dikremasi.

Orang yang sudah meninggal dibiarkan membusuk di dalam kandang bambu yang didirikan di sekitar pohon Trunyan. Aroma wangi dari pohon ini secara alami dan bisa menutupi aroma busuk dari jenazah yang sudah membusuk.

Ketika mayat sudah terurai, kemudian sisa tengkorak dan tulangnya ditata dengan rapi di bagian bawah pura, tapi sayangnya tempat ini sudah tidak dibuka untuk umum.

Demikian pembahasan mengenai tempat paling angker di Indonesia yang sangat menyeramkan. Apakah berani mengunjungi tempat di atas tersebut? Atau malah sudah pernah mendatanginya?














Post a Comment

أحدث أقدم